Senin, 07 Oktober 2013

identifikasi hama : MACAM MACAM JENIS TIKUS DAN CIRI-CIRINYA


Tikus termasuk dalam binatang pengerat (Ordo Rodentia, rodere : mengerat). Subordo Myomorpha (tikus) merupakan kelompok terbesar dalam ordo Rodentia. Para ahli hewan sepakat menggolongkan tikus ke dalam kingdom Animalia, filum Chordata, subfilum Vertebrata, kelas Mammalia, ordo Rodentia, subordo Myomorpha, famili Muridae, subfamili Murinae, genus Bandicota, Rattus dan Mus.

Ciri paling utama semua Rodentia adalah kemampuannya mengerat benda-benda dengan sepasang gigi seri yang besar, tidak memiliki gigi taring (canina) dan gigi geraham depan (premolar), sehingga diantara gigi seri dan geraham belakang (molar) terdapat celah yang disebut diastema, Celah ini berfungsi untuk membuang kotoran yang ikut terbawa bersama dengan pakannya masuk kedalam mulut. Misalnya benda asing atau serpihan kayu yang terlapau besar yang mampu membuatnya tersedak akan keluar melalui rongga yang terdapat antara gigi seri dan gigi gerahamnya. Pada lapisan luar gigi seri terdapat email yang amat keras, sedangkan bagian dalamnya tanpa lapisan email sehingga mudah aus. Selisih kecepatan ausnya ini membuat gigi itu selalu tajam. Gigi seri tersebut tumbuh terus menerus dan untuk mengurangi pertumbuhan gigi seri yang dapat membahayakan dirinya sendiri, maka tikus selalu mengerat benda apapun yang ia jumpai. Kekhasan lain pada mulut Rodentia adalah cara penyaringan makanan yang tidak layak dimakan.
Tikus dapat menjadi inang dari vektor beberapa penyakit. Tikus juga dapat merugikan manusia karena menghabiskan dan merusak makanan, tanaman, barang-barang dan lain-lain. Kehidupan tikus disebut juga commensal yaitu makan dan tinggal di dekat kehidupan manusia.
Dilihat dari sudut estetika dan pelayanan umum, tikus dapat menimbulkan citra kurang baik karena mengganggu ketenangan dan kenyamanan, terutama, bila dihubungkan dengan bidang pariwisata.
Hal-hal yang perlu di perhatikan untuk menentukan jenis/spesies tikus adalah sebagai berikut :
a. Warna dan jenis rambut
b. Warna ekor
c. Panjang ekor dari pangkal sampai ujung yaitu dari anus sampai ujung ekor tapi tidak termasuk rambut yang ada di ujung ekor
d. Bentuk dan ukuran tengkorak
e. Panjang total dari ujung hidung sampai ujung ekor
f. Panjang kepala dan badan. Luruskan badan (tulang punggung terbentang lurus) dan ukur dari ujung hidung sampai anus
g. Panjang telapak kaki belakang dari tumit sampai ujung kuku, letakkan kaki belakang di penggaris. Ukur dari tumit sampai ujung jari kaki yang paling panjang, tapi tidak termasuk kuku jari kaki
h. Panjang telinga. Biarkan telinga tegak secara alamiah, ukur dari pangkal daun telinga sampai ujung dan pengukuran dilakukan pada bagian yang paling panjang
i. Berat badan (gram)
j. Jumlah puting susu pada tikus betina yaitu jumlah puting susu bagian dada dan perut (dada + perut). Contoh 2 + 3 = 10 artinya 2 pasang di bagian dada dan 3 pasang di bagian perut sama dengan 10 buah.
Jenis Tikus Ordo Rodentia terdiri dari 2000 spesies, dari subordo Myomorpha (tikus), ada sekitar 15 spesies genus Mus dan lebih dari 500 spesies genus Rattus tersebar di seluruh dunia, kurang lebih 150 spesies tikus yang ada di Indonesia dan hanya beberapa spesies yang paling berperan sebagai hama tanaman, permukiman dan penyebar penyakit pada manusia, yaitu Bandicota indica, Bandicota bengalensis, Rattus norvegicus, Rattus tanezumi, Rattus tiomanicus, Rattus argentiventer, Rattus exulans, Mus musculus, Mus caroli. Dari semua jenis tikus tersebut hanya empat yang menjadi hama penting di bidang permukiman yaitu Bandicota indica, Rattus norvegicus, Rattus tanezumi, Mus musculus. Rodentia komensal (Rodentia yang aktivitas hidupnya di lingkungan permukiman manusia) yang umum dan luas penyebarannya di dunia adalah Rattus norvegicus, Rattus tanezumi, Mus musculus, selain itu jenis tikus yang banyak ditemukan di kapal yang didapat dari pelaksanaan fumigasi yaitu Rattus tanezumi.(7) Berikut ini beberapa spesies tikus dengan ciri-cirinya :
Rattus tanezumi (tikus rumah)
 Spesies ini sangat dominan, terdapat hampir di seluruh dunia, disebut juga tikus rumah (tikus atap), dengan ciri-ciri :
1)      Warna badan atas dan bawah coklat tua kelabu, tinggal dalam rumah dan gudang
2)      Warna ekor semuanya berwarna gelap
3)      Panjang mulai dari kepala sampai ujung ekor (TL = Total Length) 220 – 370 mm
4)      Panjang ekor (T = Tail)  berkisar antara 95 – 115 % dari TL
5)      Panjang telapak kaki belakang (HF = Hind Foot) 33 – 38 mm
6)      Panjang telinga (E = Ear)  19 – 23 mm dan besar
7)      Mammae (M) betina sebanyak 10 buah (2 pasang di bagian dada dan 3 pasang di bagian perut)
8)      Berat (W = Weight) keseluruhan berkisar antara 80 – 300 gram
9)      Kotoran berbentuk kumparan , ± 1, 25 cm.

 Rattus norvegicus (tikus riol)
Spesies ini membuat sarang dengan menggali pada saluran air kotor, di bawah pondasi bangunan dan tempat-tempat yang lembek, banyak terdapat di kota-kota pelabuhan, dengan ciri-ciri :
1)      Bentuk badan besar, moncong tumpul2)      Warna badan coklat kelabu, warna ekor bagian atas agak coklat kegelapan dan bagian bawah berwarna keputih-putihan.3)      TL = 300 – 400 mm4)      T = 80 – 100 %5)      HF = 42 – 47 mm6)      E = 18 – 22 mm, berukuran kecil7)      M = 12 buah (3 pasang + 3 pasang)8)      W = 150 – 600 gram9)      Kotoran besar-besar berbentuk sosis, ± 2 cm.

Mus musculus (mencit rumah)

Warna badan atas dan bawah coklat kelabu, ada juga warna badan bawah agak lebih putih dan ekornya polos seperti badannya, banyak terdapat di dalam rumah dan juga di lapangan rumput di luar rumah, dengan ciri-ciri :
1)      Badannya kecil sekali dengan W = 10 – 21 gram2)      TL = 175 mm3)      T = 95 – 115 %4)      HF = 12 – 18 mm5)      E = 8 – 12 mm6)      M = 10 buah (3 pasang + 2 pasang).

D. Rattus exulans (tikus ladang)
tikus4
 Gambar Rattus exulans
 Warna badan atas coklat kelabu, badan putih kelabu dan terdapat di belukar, kadang-kadang masuk rumah, dengan ciri-ciri :
1)      FL = 220 – 285 mm
2)      T = 95 – 120 %
3)      HF = 24 – 28 mm
4)      E = 17 – 20 mm
5)      M = 8 buah (2 pasang + 2 pasang)
6)      W = 25 – 75 gram.

E. Rattus tiomanicus (tikus belukar, tikus pohon)
tikus5
 Gambar Rattus tiomanicus
 Tikus ini biasanya terdapat pada semak dan kebun, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1)      TL = 245 – 397 mm
2)      T = 123 – 225 mm
3)      HF = 24 – 42 mm
4)      E = 12 – 29 mm
5)      M = 10 buah (2 pasang + 3 pasang)
6)      Warna bulu atas coklat kelabu dan warna bulu bawah putih kelabu.

F.Ratttus argentiventer ( tikus sawah)
tikus6Gambar Ratttus argentiventer
Tikus ini terdapat di sawah dan padang alang-alang, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1)      TL = 270 – 370 mm
2)      T = 130 – 192 mm
3)      HF = 32 – 39 mm
4)      E = 18 – 21 mm
5)      M = 12 buah (3 pasang + 3 pasang)
6)      Warna bulu atas coklat berbintik bintik putih dan warna bulu dibagian tubuh bawah kelabu kelabu.

G. Bandicota indica (wirok besar)
tikus7
Gambar Bandicota indica
 Tikus ini banyak terdapat di daerah berrawa, padang alang-alang dan kadang-kadang di kebun sekitar rumah, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1)      TL = 400 – 580 mm
2)      T = 160 – 315 mm
3)      HF = 47 – 53 mm
4)      E = 29 – 32 mm
5)      M = 12 buah (3 pasang + 3 pasang)
6)      Warna bulu atas coklat hitam dan warna bulu pada bagian bawah berwarna coklat hitam.

H. Bandicota bengalenses(wirok kecil)
tikus8
Gambar Bandicota bengalenses
 Tikus ini terdapat di gudang, permukiman manusia, saluran buangan air di perumahan (got), dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1)      TL  = 360 – 510 mm
2)      T = 150 – 250 mm
3)      HF = 45 – 55 mm
4)      E = 29 – 33 mm
5)      M =12 buah ( 3 pasang + 3 pasang)
6)      Warna bulu atas coklat hitam kelabu dan warna bulu bagian bawah coklat hitam kelabu. (Diolah dari berbagai sumber).


Oleh : Mukhammad Pujianto (staf Seksi Pengendalian Risiko Lingkungan (PRL) KKP Kelas II Semarang) (www.kespelsemarang.com)


0 comments :

Posting Komentar

Ikuti Saya ^___^

visitors

Follow by Email

 

My Blog List

Feedjit

PLANT HOSPITAL Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino